3:23 pm - Thursday October 2, 2014

Pertunjukan Teater VS Seni Rupa

Oleh: Rika Silviani.

Pertunjukan teater merupakan suatu seni pertunjukan yang menampilkan seluruh adegan para actor yang dipertontonkan kepada semua orang. Pertunjukan teater terdapat aktor, tatarias, lighting, setting, dan property. Di dalam pertunjukan teater juga diperlukan seni rupa baik itu dalam artistiknya, dalam adegan yang diperankan,property dan lain sebagainya. Hubungan antara pertunjukan teater dengan seni rupa sangat erat karna saling membutuhkan dan melengkapi.

Seni rupa merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang bentuk yang diaplikasikan secara realis maupun surealis melalui media yang ada. Sejarah seni rupa sebenarnya sudah ada pada diri kita masing masing. Hal itu tidak disadari oleh setiap manusia. Apa yang dilakukan seorang ibu kepada anaknya baik itu mengenalkan warna, bentuk bentuk benda itu merupakan seni rupa. Hal yang demikian itulah seni rupa sangat erat dengan kehidupan manusia yang tanpa disadari sama sekali.

Seperti yang diungkapkan oleh seorang dosen Seni Murni ISI Padangpanjang Hamzah S.sn M.sn bahwa seni rupa itu berkembang pada dua dimensi, bahkan pada zaman sekarang sampai tiga atau empat dimensi dalam seni rupa. Seni rupa berhubungan dengan visual atau yang dapat dilihat secara nyata. seni rupa dapat dijadikan sebagai seni pertunjukan dan digabungkan dengan seni pertunjukan teater.

Seni itu melatih kepekaan baik kepekaan penglihatan, maupun kepekaan rasa. Seni rupa rasa itu harus ditingkatkan dan sangat dibutuhkan juga dalam berteater. Mereka saling berkaitan satu sama lainnnya. Dalam pertunjukan teater semuanya termasuk ke dalam seni rupa, baik artisitiknya, tata riasnya,setting,lighting atau property yang digunakan. Setiap gerak yang dilakukan oleh actor juga termasuk seni rupa. Kalau kita cermati peranan seni rupa dalam pertunjukan teater itu memiliki kedudukan yang sama. Keduanya harus membutuhkan konsentrasi yang tinggi, kepakaan rasa yang dalam serta komitmen yang harus dicapai dalam pertunjukan tersebut.

Seni rupa tidak hanya memperlihatkan karya tersebut tetapi mengajak penikmatnya untuk berfikir dan berbicara tentang karya tersebut, baik dalam pertunjukan teater. Kita sebagai penonton tidak hanya sebagi penikmat saja tapi kita dituntut untuk berpikir terhadap karya yang ditampilkan yang digabung dalam satu pertunjukan. Peranan seni rupa dalam pertunjukan teater memilki efek yang tinggi terhadap pecinta seni. Hal ini tidak bisa dillepaskan lagi dalam satu waktu. Seseorang tidak menyadari baha dalam satu pertunjukan sudah terdapat dua seni yang terkandung di dalamnya yaitu seni rupa dan seni teater.

Sebenarnya, seni rupa adalah roh dalam sebuah pertunjukan teater. Apapun yang ada dalam pertunjukan teater adalah peran dari seni rupa. Contohnya saja dengan pemakaina property, baik itu secara realis maupun non realis atau surialis. kita ambil contoh batu yang dipakai dalam sebuah teater, yang mana batu itu bermacam macam. Apakah itu batu karang, batu kerikil, batu besar atau batunya kecil yang di pakai, itu tergantung pada pemaknaan dari sebuah batu yang ditampilkan dalam teater itu. Tergantung kepada si sutradara atau actor yang melakoni peran tersebut. Itu sudah merupakan dari seni rupa.

Menentukan warna pada sebuah pertunjukan teater juga termasuk pada seni rupa. Misalkan dalam menentukan warna lampu, kita harus tau kemana arah lampu tersebut diarahkan, untuk karakter tokoh apa digunakan warna tersebut dan lain sebagainya. Dalam berpakain atau tata rias misalnya kita juga butuh seni rupa dalam di dalamnya itu akan menentukan apakah kita melakukan adegan pantomin, monolog atau yang lainnya. Semuanya itu sangat berhubungan dalam pertunjukan teater.

Seni rupa dalam pertunjukan teater memiliki fungsi masing masing yang saling berkaitan. Seorang seni rupa bisa menjadi seorang teater dan seorang teater bisa menjadi seorang seni rupa. Hal ini berlaku bagi seorang sastrawan dan seniman yang memilki jiwa seni yang tinggi. Tidah ada salahnya kalau itu semua terjadi dikarenakan oleh factor kemampuan seseorang dalam mengembangkan ilmunya setiap saat. Bahkan seorang seniman atau sastrawan tersebut juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam ilmu yang dipelajari dan ingin mengembangkan lebih lagi untuk menciptakan seni yang baru.

Dalam berkesenian tidak hanya sebatas satu kali percobaan saja. Sebagai seorang seni kita harus terus melatih diri dan kemampuan ilmu kita untuk menciptakan ilmu yang baru supaya tidak kaku dan hilang rasa kepekaan yang telah muncul tadi. Setiap wsaktu kita harus melakukan hal hal yang berbau seni terutama seni teater dan seni rupa karna ini merupakan ilmu yang saling berhubungan dalam sebuah pertunjukan

Seorang mahasiswa yang tidak mengerti akan seni rupa bahkan seni teaterpun akan merasa canggung terhadap ke dua seni ini. Tapi kalau seorang mahasiswa yang mengerti akan seni teater dia akan sedikit mengerti akan hal itu dan mampu membedakan ke dua dari seni tersebut. Sebenarnya tidak susah kita membedakan antara seni teater dan seni rupa karna hal itu merupakan satu kesatuan yang saling berpengaruh terutama dalam pertunjukan teater. Tridak sulit sebenarnya kalau kita mengerti akan hal itu semua.

Seni rupa tidak mempunyai berbagai tingkatan begitu juga dengan seni teater. Semuanya sama hanya yang membedakan adalah hargai karya tersebut serta kualitasnya. Mempelajari sebuah seni rupa merupakan suatu ilmu yang tinggi dalam kehidupan kita, karena tanpa kita mempelajari secara formal seni rupa itu sudah ada pada diri kita sendiri dan lingkungan tempat kita tinggal. Seni teater tidak jauh bedanya, tanpa kita sadari apabila kita sedang menangis, tertawa, marah dan lain sebagainya itu merupakan sebuah seni teater yang dilakukan dengan menggunakan gerak. Hal itu perlu keaktivan kita serta latihan yang rutin untuk meningkatkankan seni itu dengan baik.

Itulah sebabnya kenapa seni rupa dan seni pertunjukan teater itu sangat erat hubungannya. Apapun yang ada dalam pertunjukan teater itu sudah termasuk kepada seni rupa.rohnya seni rupa dan seni pertunjukan teater sudah menyatu sehingga menghasilkan pertunjukan yang sangat bagus serta memiliki nilai yang tinggi di mata penikmat seni. Oleh karena itu antara seni rupa dan seni pertunjukan teater merupakan suatu ilmu yang menyatu dalam sebuah pertunjukan, baik itu pertunjukan teater maupun pertunjukan seni rupa. (*)

—————————–
RIKA SILVIANI, akrab dipanggil dengan ika alias Poetry seruling (fb), lahir di singgalang 1 Mei 1989. Seorang mahasiswa Bahasa dan Sastera Indonesia di UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT PADANGPANAJANG. Saya juga salah satu anggota dari komunitas seni kuflet padangpanjang yang didirikan oleh bapak Sulaiman juned S.sn,M.sn seorang fosen ISI PADANGPANAJANG dan dosen Sastera dan jurnalistik di FKIP muhammadiyah padangpanjang. Saya menjabat sebagai wakil ketua dalam komunitas seni kuflet periode 2009/2011. Sekarang saya tinggal di lubuk mata kucing. Hp. 081363773436.

Filed in: ESAI

No comments yet.

Leave a Reply